"TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA"

Thursday, June 28, 2012

Hubungan Ilmu Kalam, Filsafat dan Tasawuf



      A.    Titik Persamaan
Ilmu kalam, filsafat, dan tasawuf mempunyai titik kemiripan dalam objek kajian:
 o   Objek kajian ilmu kalam adalah ketuhanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan-Nya.
 o   Objek kajian filsafat adalah masalah ketuhanan di samping masalah alam, manusia, dan segala sesuatu yang ada.
 o   Objek kajian tasawuf adalah Tuhan, yakni upaya-upaya pendekatan terhadap-Nya.
B.     Titik Perbedaan
Perbedaan diantara ilmu tersebut terletak pada aspek metodologinya.
Ø  Ilmu kalam
o   Sebagai ilmu yang menggunakan logika (disamping argumentasi-argumentasi naqliyah).
o   Berfungsi untuk mempertahankan keyakinan ajaran agama yang sangat tampak nilai-nilai apologinya.
o   Berisi keyakinan-keyakinan agama yang dipertahankan melalui argumen-argumen rasional.
o   Bermanfaat sebagai ilmu yang mengajak orang yang baru untuk megenal rasio sebagai upaya untuk mengenal Tuhan secara rasional.
o   Ilmu ini menggunakan metode dialektika (jadaliyah/ dialog keagamaan).
o   Berkembang menjadi teologi rasional dan tradisional.
Ø  Filsafat
o   Sebuah ilmu yang digunakan untuk memperoleh kebenaran rasional.
o   Menggunakan metode rasional.
o   Berpegang teguh pada ilmu pengetahuan melalui usaha menjelaskan konsep-konsep.
o   Berperan sebagai ilmu yang mengajak kepada orang yang mempunyai rasio secara prima untuk mengenal Tuhan secara lebih bebas melalui pengamatan dan kajian alam dan ekosistemnya secara langsung.
o   Berkembang menjadi sains dan filsafat sendiri.
o   Kebenaran yang dihasilkan ilmu filsafat : kebenaran korespondensi, koherensi, dan fragmatik.
Ø  Tasawuf
o   Lebih menekankan rasa daripada rasio.
o   Bersifat subyektif, yakni berkaitan dengan pengalaman.
o   Kebenaran yang dihasilkan adalah kebenaran Hudhuri.
o   Berperan sebagai ilmu yang memberi kepuasan kepada orang yang telah melepaskan rasionya secara bebas karena tidak memperoleh apa yang ingin dicarinya.
o   Berkembang menjadi tasawuf praktis dan teoritis.

C.    Titik Singgung Antara Ilmu Kalam Dan Ilmu Tasawuf
Adapun titik singgung antara ilmu kalam dan ilmu tasawuf adalah sebagai berikut:
Ø  Ilmu Kalam
o   Dalam ilmu kalam di temukan pembahasan iman yang definisinya, kekufuran dan menifestasinya serta kemunafikan dan batasannya.
o   Ilmu kalam berfungsi sebagai pengendali ilmu tasawuf.
o   Ilmu kalam dapat memberikan kontribusi kepada ilmu tasawuf.
Ø  Ilmu Tasawuf
o   Ilmu tasawuf merupakan penyempurnaan ilmu tauhid (ilmu kalam).
o   Ilmu tasawuf berfungsi sebagai wawasan spiritual dalam pemahaman kalam.
o   Ilmu tasawuf mempunyai fungsi sebagai pemberi kesadaran rohaniah dalam perdebatan–perdebatan kalam.
o   Amalan-amalan tasawuf mempunyai pengaruh yang besar dalam ketauhidan.
o   Dengan ilmu tasawuf, semua persoalan yang berada dalam kajian ilmu tauhid (ilmu kalam) terasa lebih bermakna, tidak kaku, tetapi lebih dinamis dan aplikatif.










0 comments:

Post a Comment

"Perhatikanlah apa yang ditulis dan jangan perhatikan siapa yang menulis"

***KOMENTAR ANDA SANGAT BERHARGA***