MAKLUMAT PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
NOMOR 2/MLM/I.0/E/2025
TENTANG
PENETAPAN HASIL HISAB RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJAH 1447 HIJRIYAH
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Pimpinan Pusat
Muhammadiyah dengan ini mengumumkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447
Hijriah hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
berdasarkan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal
sebagai keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan
tahun 1445 H/2024 M yang telah ditanfidzkan dengan Keputusan Pimpinan Pusat
Muhammadiyah Nomor 86/KEP/I.0/B/2025 dan dipedomani oleh Majelis Tarjih dan
Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut:
A.
RAMADHAN 1447 H/2026
M
1.
Ijtimak jelang Ramadan 1447 H
terjadi pada hari Selasa Kliwon, 29 Syakban 1447 H bertepatan dengan 17
Februari 2026 M, pukul 12:01:09 UTC.
2.
Pada saat Matahari terbenam di hari
ijtimak terjadi, sebelum pukul 24:00 UTC tidak ada satu wilayah pun di muka
bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi Bulan ≥ 5°
dan elongasi Bulan ≥ 8°.
3.
Pada saat Matahari terbenam di hari
ijtimak terjadi itu ada wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG)
2, yaitu tinggi Bulan ≥ 5° dan elongasi Bulan ≥ 8° setelah pukul 24:00 UTC dan
ijtimak terjadi sebelum fajar di New Zealand (16:06:13 UTC).
Wilayah yang memenuhi parameter tersebut termasuk daratan Amerika,
antara lain yang pertama adalah:
a.
Lintang: 56°48’49” LU, Bujur:
158°51’44” BB
b.
Tinggi Bulan: 5° 23′ 35″, Elongasi:
8° 00′ 11″
4.
Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan
1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.
B.
SYAWAL 1447 H/2026
M
1.
Ijtimak jelang Syawal 1447 H terjadi
pada hari Kamis Kliwon, 30 Ramadan 1447 Н bertepatan dengan 19 Maret 2026 M,
pukul 01:23:28 UTC.
2.
Pada saat Matahari terbenam di hari
ijtimak terjadi, sebelum pukul 24:00 UTC ada wilayah di muka bumi yang memenuhi
Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi Bulan > 5° dan elongasi
Bulan ≥ 8°. Wilayah yang memenuhi parameter tersebut, antara lain yang pertama
adalah:
a.
Lintang: 64° 59′ 57.47″ LU, Bujur:
42° 03′ 3.47″ BT
b.
Tinggi Bulan: +06° 29′ 20″,
Elongasi: 08° 00′ 00″
3.
Di seluruh dunia tanggal 1 Syawal
1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026.
C.
DZULHIJAH 1447
H/2026 M
1.
Ijtimak jelang Zulhijah 1447 H
terjadi pada hari Sabtu Pon, 29 Zulkaidah 1447 H bertepatan dengan 16 Mei 2026
M, pukul 20:01:02 UTC.
2.
Pada saat Matahari terbenam di hari
ijtimak terjadi, sebelum pukul 24:00 UTC tidak ada satu wilayah pun di muka
bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi Bulan ≥ 5°
dan elongasi Bulan ≥ 8°.
3.
Parameter Kalender Global (PKG) 2
tidak terpenuhi karena setelah pukul 24:00 UTC tidak ada satu wilayah pun di
daratan Amerika yang saat Matahari terbenam di hari ijtimak terjadi itu
memenuhi parameter tinggi Bulan ≥ 5° dan elongasi Bulan ≥ 8° dan ijtimak
terjadi sebelum fajar di New Zealand (17:47:31 UTC).
4.
Di seluruh dunia tanggal 1 Zulhijah
1447 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026 М.
5.
Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H)
jatuh pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026 М.
6.
Idul Adha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh
pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 М.
Berdasarkan
hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan sebagai
berikut:
1.
1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari
Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.
2.
1 Syawal 1447 H jatuh pada hari
Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.
3.
1 Zulhijah 1447 Hjatuh pada hari
Senin Kliwon, 18 Mei 2026 М.
4.
Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H)
jatuh pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026 M.
5.
Idul Adha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh
pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.
Demikian
maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan
dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Nashrun min
Allah wa fathun qarib
Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Ditetapkan di : Yogyakarta
Pada tanggal : 30 Rabiul
Awal 1447 H
22 September 2025 M
Maklumat
lengkapnya bisa diunduh di sini.